Sunday, October 19, 2014

Beasiswa Community College Initiative Program

Mau ke Times Square - NYC ?
Sudah puluhan kali saya melamar kerja sebagai Writer, Editor atau Copywriter. Hasilnya selalu sama, nihil. Saya percaya ini bukan karena kemampuan saya tapi karena basically saya tidak memenuhi persyaratan pertama yaitu lulusan S1 dari Komunikasi/Jurnalis/Public Relation/Sastra dan sebagainya. Sebelumnya saya adalah lulusan sarjana komputer yang kemudian ingin berganti profesi. Saya sudah melampirkan CV dan mencantumkan pengalaman saya berkecimpung di dunia tulis menulis. Namun, sekali lagi hasilnya nihil. Hingga akhirnya saya mendapat informasi dari sahabat saya tentang beasiswa Community College Initiative Program(CCIP).

CCIP adalah program beasiswa non-degree selama satu tahun yang dibiayai oleh pemerintah USA. Di Indonesia, CCIP dikelola oleh AMINEF. Boleh dibilang CCIP ini “adiknya” si Fullbright. Total peserta yang diberangkatkan tahun ini(2013-2014) berjumlah 48 orang dari Aceh sampai Papua, dari lulusan SMU hingga middle level professionals working yang mengambil jurusan Media, Tourism and Hospitality Management, Business Administration, IT, Engineering and Early Childhood Education. CCIP dimaksudkan untuk membantu para pekerja untuk meningkatkan skill dalam bekerja maupun personal. Tidak hanya itu, sebagai penerima beasiswa sudah sepatutnya para penerima beasiswa otomatis menjadi duta bangsa Indonesia yang akan memperkenalkan Indonesia di mata internasional.Tidak hanya mendapatkan kesempatan belajar dan magang kerja di Amerika, penerima beasiswa CCIP juga berkesempatan berkecimpung di berbagai kegiatan lainnya seperti community service, cultural event dan berbagai workshop pengembangan leadership and self development. Ketika akan mendaftar, saya harus memperhatikan syarat syarat yang diwajibkan yakni :
  1. Minimum telah mengenyam pendidikan SMU/ S1. Sebenarnya diprioritaskan untuk lulusan SMU, tetapi nyatanya kebanyakan yang lolos adalah lulusan S1. Untuk lulusan S1, harus mengajukan bidang studi yang berbeda dengan pendidikan S1 nya tetapi harus sesuai dengan pekerjaan/kegiatannya saat ini. Contohnya saya lulusan S1 komputer tetapi mendaftar untuk jurusan media. Note : Beasiswa ini tidak berlaku untuk lulusan S2 dan S3.
  2. Memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik yang ditunjukkan dengan nilai ITP TOEFL minimum 450 atau setara (untuk TOEIC dan IELTS)
  3. Mengisi application form yang tersedia. Selain mengisi biodata, di dalam Application Form ini juga terdapat 4 mini-essay yang harus diisi. Jawablah dengan memberikan contoh/gambaran yang spesifik agar penilai dapat menilai kecocokan anda dengan program beasiswa ini.
  4. Mengirimkan berkas yang diminta dalam bentuk hard copy (print) ke AMINEF. Beberapa hal yang cukup menyita waktu saya dalam menyiapkan berkas yang diminta adalah terjemahan sertifikat dan daftar nilai ijazah SMU serta universitas yang sudah dilegalisir ke dalam bahasa inggris. Saya akhirnya menggunakan penterjemah tersumpah di jakarta untuk melakukannya karena saya tidak menemukan penerjemah tersumpah yang diinginkan di Jambi.
Ketika semua dokumen telah dikirim, saya tinggal menunggu panggilan wawancara dan Tes TOEFL di kantor AMINEF pada bulan Desember 2012. Setelah dinyatakan lolos, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah Medical Check Up. Rupanya medical check up jauh lebih sulit dan memerlukan penantian dan kesabaran tingkat tinggi karena requirement dan standard yang ditetapkan pemerintah USA cukup tinggi. Saya sempat didiagnosa terkena TBC. Tentu saja saya tidak merasa sama sekali sehingga saya harus membuktikannya dengan X-ray, rontgen paru hingga melakukan tes darah sekali lagi di luar kota Jambi untuk membuktikan saya bersih dari penyakit TBC. Setelah proses medical check up selesai, proses terakhir adalah menanti email berisi official letter sebagai penerima beasiswa. Dari email tersebut, barulah saya tahu state dan nama community college yang menjadi tujuan studi saya.
Saat ini, saya mengambil jurusan Journalism di Scottsdale Community College, Arizona dan merasa sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Saya percaya dengan pengalaman serta ilmu yang saya pelajari di sini, sepulangnya saya tahun depan ke Indonesia maka panggilan interview kerja pun akan berdatangan. Amin! Kalau saya saja bisa menggapai mimpi ku, kenapa tidak? Ayo dicoba!

Untuk info lebih lengkap dan mengunduh formnya, silahkan langsung klik web nya di sini

Masuk Majalah Cita Cinta

Thursday, October 16, 2014

Gara gara salju

Tepat sebelum saya menulis post ini, saya masih terobsesi dengan yang namanya salju. Interaksi yang paling mengasyikkan (dan paling banyak) dengan salju terakhir adalah ketika bermain ski. Biarpun jatuh, guling guling dan terseok di atas saju, semuanya tetap pengalaman indah. Persis seperti di film film!

 

Sayangnya saya tidak sempat membuat boneka salju, ternyata oh ternyata bikin boneka salju itu ga segampang bikin es puter. Lama, butuh kesabaran dan jadinya pun ga bulet bulet amat. Mending saya melakukan Snow Angel, yakni kebiasaan masyarakat sini dengan berbaring di atas salju lalu tangan dan kaki dikepak-kepakkan hingga ada cetakan seperti peri di atas salju.

Ketika mau jalan jalan ke east coast USA, saya hanya memprediksikan akan ada sedikit salju. Secara in spring gitu loh. Pastinya gak bakal menghambat trip saya. Nyatanya, balik dari sana, saya malah jadi keki dengan salju gegara :

1. Salju bisa bikin penerbangan batal
Kalau delay masih mending, tetapi sampai batal itu nyeseknya di sini loh ---> nunjuk dada dan dompet. Malam sebelum hari keberangkatan, teman saya menunjukkan siaran perkiraan cuaca di TV. Saya hanya cengar-cengir berfikir kali aja kayak di Indonesia ada hujan lokal, di Amerika pun ada salju lokal. Ternyata tidak ada. Perkiraan cuaca di sini nggak meleset. Paginya di luar semua sudah putih. Sebagai orang tropis, saya langsung meloncat keluar kegirangan dan berlari lari di luar nggak pakai jaket. Kebodohan saya hanya berlangsung 5 menit karena setelahnya saya menggigil kedinginan. Begitu di rumah, baru saya dikabari outih salju yang saya coba makan barusan menyebabkan flight saya dari Buffalo menuju New York City dibatalkan.Cih!
Dancing in the snow storm
2. Harus naik taxi
Dikarenakan salju yang terus turun, jalanan jadi licin dan berbahaya. Diantar oleh seorang teman, maka saya buru buru diantarkan ke stasiun kereta api sebelum badai salju semakin memburuk. Si putih salju ini rupanya makin berulah. Dia mengakibatkan banyak jalur kereta/bus terlambat dan parahnya transportasi publik tidak beroperasi. Terpaksa saya harus merogoh kocek dalam dalam untuk biaya taksi. Belum lagi armada taksi di sini tidak seperti di Indonesia yang tinggal melambaikan tangan. Tidak juga seperti di film film dimana taksi kuning NYC selalu ada di tiap tikungan. Di beberapa kota, kita harus menelpon terlebih dahulu sambil bersaing dengan pelanggan lainnya. Kalau soal mahalnya, tidak diragukan lagi deh. Pfft!

3. Kemana mana kedinginan
Saya anti dingin. Lebih baik keringatan daripada harus menyelimuti badan dengan pakaian berlapis lapis. Selain itu, tangan saya biasanya sangat sensitif. Kalau tidak pakai sarung tangan, bisa beku dan buku buku jari jadi dingin dan pecah hingga luka dan berdarah. Belum lagi hidung, pipi dan telinga rasanya berasap karena terlalu dingin. Kalau begini aku nggak hanya butuh pacar, tapi juga abang bakso! Huhuhu


4. Bisa menyebabkan kematian
Nggak nyangka yah salju yang seindah itu bisa menimbulkan korban jiwa. Seperti di buffalo, dikabarkan di berita terkadang jika cuaca sedang buruk dan badai salju datang, mereka dapat menemukan homeless yang terkubur hidup hidup dalam salju. Sedih yah. Masih di Buffalo, ketika saya keliling keliling, saya juga melihat ini. Kira kira rusanya mati karena apa yah?

Intinya salju itu indah tapi bisa bikin rempong jika tidak disiasati dengan baik :)

Thursday, October 9, 2014

15 jenis mi

Mi...mi...mi...aku senang sekali....aneka mi~~~~

Oh  maaf, kok jadi nyanyi. Habisnya ku ini maniak mi dan pemakan rutin indo mi. Jadi post kali ini saya dedikasikan untuk membahas aneka mi mi yang tersedia di pasaran. Tak hanya di Indonesia loh orang makan mi, namun juga di luar negeri. Hanya saja mereka memiliki penamaan untuk mi-mi ini. Misalnya kalau di USA, rata rata menyebut ramen untuk aneka mi cepat instan. Kalau di Indonesia kita bilangnya indomi, padahal makannya mi ABC.

Kadang juga orang punya streotype noodle itu segala macam yang panjang dan tipis termasuk spaghetti. Oh well, belum tau dia kalau mi itu banyak macamnya seperti ini :

1. Mi
Mi ini termasuk paling uzur dan bersejarah di dunia emi-emi-an. Dari zaman terbentuknya mi, bentuk defaultnya udah begini. Terbuat dari tepung terigu dan paling mudah dijumpai dimana saja. Warnanya kuning sehingga disebut juga mi kuning. Biasa dijadiin bahan utama mi goreng, mi rebus, mi ayam, mi untuk bakso dan lain lain.

Mi Aceh
2. Mi telor
Bedanya dengan mi di atas, kalau mi diatas biasa dijual di pasar, dalam kresek, dan masih dibuat tradisional atau kalaupun mesin masih dalam lingkup usaha rumah tangga. Kalau mi telor, yang saya tangkap bentuknya seperti mi dalam kemasam, dijual dari pabrikan, langsung tersedia dalam bentuk kering dan otomatis harganya jadi lebih mahal.

3. La Mian
arti harafiahnya dalam bahasa Cina berarti mi tarik. Tau dong film dilm yang terkadang menampilkan adegan tukang mi yang sedang menggodok adonan tepung, lalu ditarik tarik panjang, dihempas-hempaskan ke meja, tarik lagi mi nya, tambah lagi tepungnya dan seterusnya hingga tercipta mi lurus berwarna pucat itu. Hasil akgirnya adalah mi ini lebih kecil dibanding standar mi kuning. Untuk mendapatkannya, lebih sering saya jumpai di mi pangsit dimana yang jualnya orang China. Mi ini hanya direndam dengan air mendidih lalu disajikan dengan bumbu bumbu lainnya.

4. Ramen
Mi jepang yang bewarna kuning ini kalau di Indonesia layaknya mi kuning kita di Indonesia. Kalau di USA, mereka menyebut ramen untuk mi instant macam Ind*mie. Untuk rasanya jangan harap menyaingi mi kita. Yah kalau lagi ngidam banget, boleh deh. Saya sarankan pilih rasa paling pedas karena begitu nyampe lidah kita, rasanya baru pas

Ind*mie di USA

Di USA, ada juga mi instan bentuk udon yang enak.. dan lebih sehat karena nggak pake pengawet. Dijual dalam bentuk beku lengkap dengan bumbunya. TADAAA!

Ramen instan favorit
 5. Bihun
Berwarna putih, mirip dengan soun, namun terbuat dari tepung beras. Rata rata banyak ditemui dan dikonsumsi di seluruh asia

6. Udon
Mi gendut berwarna putih mulus ini terbuat dari gandum dan disajikan dalam kuah kaldu hangat. Berasal dari Jepang tapi pamornya udah Go International nih.

Udon

7. Yakisoba
Yakisoba ini lebih miripnya mi goreng ala jepang.

Yakisoba

8. Mi pok
Mi gandum kuning yang berasal dari china dan gepeng. di singapur dikenal dengan bak mee chor.kalau dikita bakmi. Dibuat secara tradisional dengan cara dikeringkan dan dicampur dengan saus dan kaldu.

9. Soba
Bertekstur tipis dan lembut populer di jepang. soba biasanya digunakan untuk membuat sup tradisional yang didinginkan dan dimakan dengan saus. mi ini sudah terkenal sejak zaman Edo dan menjadi makanan pokok di tokyo selama itu.

10. Soun
dikenal sebagai mi kacang hijau atau mi kacang benang terbuat dari pati kacang hijau.  sekarang ini soun dapat dibuat dari ubi, kentang, dan singkong. di china sendiri, soun biasanya disajikan dengan kentang goreng atau bersama sup. soun ini banyak menyebar ke banyak negara.

Soto pake soun adalah favoritku
11. Soy bean noodle
Di Batam dan sekitarnya, mi yang mirip satu ini dinamakan mi sagu. Bentuknya panjang, kental, halus dan berwarna transparan. Biasanya dimasak kuah dan goreng dengan tambahan cabe yang nikmat.

12. Kuetiau
Sebenarnya aku agak rancu. Penulisan yang benar itu kwetiau atau kuetiau yah? Ah, apapun itulah kalau orang indonesia udah tahu sama tau kuetiau kan yah? Mi yang terbuat dari beras, berwarna putih dan agak bantet. Segar dimasak jadi kuetiau kuah ataupun sangat menggoda jika digoreng dan disajikan dengan telur, tauge, seafood dan irisan cabai hijau. Slurp!

13. Misua
Misua ini kebanyakan saya temui dalam budaya Tionghoa dimana jika seseorang berulang tahun, biasanya makan misua. Misua terbuat dari tepung, berwarna putih pucat dan biasanya disajikan dalam bentuk kuah dan telur. Sangat simple, rasanya segar dan cocok juga dimakan untuk pagi hari.

14. Spagehtti
Nah ini baru mi asli bule dari Italia. Mi panjang yang sangat populer dimana mana. Untuk yang murah meriahnya, biasanya saya beli menu goceng milik KFC :p

15. Pasta
Apakah pasta itu mi juga? Bisa jadi karena mereka punya kesamaan. Kalau biasanya mi teksturnya lembut, biasanya pasta lebih keras dan harus direbus agak lama. Lalu mi biasanya disajikan dalam bentuk kuah / goreng tetapi pasta (dan juga spaghetti) hanya direbus, ditirskan dan dikasih saucenya lagi. Saucenya lah yang menentukan mrasa si pasta. Kalau mi bentuk dan ukurannya itu itu saja, pasta tampil dalam bentuk yang kreatif dan ada yang lucu lucu loh kayak bulet, panjang, keriting de el el.


Jadi Mi mana satu kesukaanmu?

Thursday, October 2, 2014

Kota Kuliner Indonesia

Indonesia tanah airku kaya akan segala macam rempah hasil alam... sampai2 hal ini lah yang menjadi cikal bakal kita dijajah dulunya. Karena negara negara lain tak punya sumber daya alam seperti kita. Tak heran jikalau kita harus memanfaatkan hasil bumi ini sebaik baiknya untuk menghasilkan makanan yang kaya rasa, enak dan sehat.

Makanan Indonesia walaupun belum sepopuler makanan Italia atau jepang namun berhasil menjuarai makanan terenak di dunia. Tak hanya rendang sih yang paling enak, namun banyak juga makanan lain yang tak kalah lezatnya, hanya saja kurang pamor.

Ketenaran makanan-makanan ini tak lepas dari tenarnya kota asal tersebut yang membuat para penduduk maupun turis berlomba lomba mencicipi makanan yang tersedia di kota kota ini :

1. Medan
Di sini banyak ditemukan masakan dari kota tetangga, Aceh dan makanan China. Salah satu yang paling tidak boleh dilewatkan yakni mi aceh dari Mi Titi Bobrok. Selain itu, karena kota besar segala jenis makanan dari luar dan kota lain dapat juga ditemukan di sini.

Oleh oleh wajibnya yang antara lain kue bolu meranti. Saya pernah coba dan masih terheran heran apasih yang bikin orang menggila gilainya. Ada yang tau? Rasanya memang enak dan lembut tapi mungkin karena saya bukan tipe pemakan kue kali.


Mi Aceh Titi Bobrok

2. Padang
Makanan padang identik dengan makanan yang kaya santan, pedas dan berminyak. Bagi yang belum berpenyakitan dan banyak pantang makanan, puas-puasin ini dulu nih. Kalau nggak biar ngiler deh kalau liat orang tamboh ciek.

Makanan favorit keluarga saya adalah rendang, sate padang dan telor balado, keripik jangek dan aduh duh iler saya jadi tumpah. Semuanya deh pokoke!

Rendang
Sate padang + Keripik

3. Bandung
Apakah orang orang bandung yang manis manis menjadi penyebab makanan bandung kebanyakan manis? Entahlah! selama masih ada sambal dan saos hajar saja deh. Yang menjadi highlights saya ketika di bandung adakal......Cimol. Kalau cireng nggak suka. Ada juga mi yamin yang rasanya seperti mi ayam. Enak!

Herannya saya suka siomay tapi bukan siomay di bandung, rasanya jauh beda dengan yang di Jambi. Mungkin kalah kualitas dengan ikan jambi yang segar. Maaf ya siomay bandung.

Untuk oleh oleh, saya selalu beli keripik pedas yang terkenal itu loh, khusus untuk cece saya. Kalau untuk mama, bawanya brownies terkenal yang terkenal itu juga loh :)

Siomay
Cilok Bandung

4. Yogyakarta
Hingga saat ini saya masih terkenang dengan soto ayam gerobakan yang dijual mbak mbak di gang Malioboro. Harganya tak lebih dari 10rb. Selama di jogja, saban hari saya rutin makan itu. Rasanya bening dengan nasi yang langsung dicampurkan ke dalam soto. Sluurrrp!

Selain itu yang harus dicoba di sini juga mi ayam dan bakso. Untuk makanan aslinya justru saya tidak suku. Gudeg kemanisan buat saya. Bakpia nggak doyan. Nasi kucing, biasa aja rasanya. Untuk oleh oleh jadinya saya hanya membawa kenangan manis dari kota jogja aja lah #eeeaaa

Bakso
5. Jambi

Yah saya tahu pemilihan kota ini pilih kasih banget. Yeee secara aku orang Jambi, pastinya kampungku adalah surganya makanan buatku. Selama tinggal di sini, jarang sekali aku makan di restoran / mall / cafe yang nge-hits. Udah kantong jebol, rupanya rasanya gak lebih enak dari makan di pinggiran. Rugi deh!

Kalau habis dari jalan jalan ke luar daerah / negeri, begitu pulang jambi saya langsung sakau dan bikin marathon makanan :
Pagi : Tekwan
Siang : Siomay
Sore : Mi ayam / bakso
Malam : Sate Padang
.
.
.
.
begitu seterusnya hingga saya agak bosan, dimarahi mama, lalu saya pun menguranginya sedikit sedikit.

Untuk oleh oleh dari jambi biasanya saya membawa kopi AAA (asli jambi, rasa kuat dan pekat), teh kayu aro, kerupuk kemplang atau mpek mpek. Dijamin ketagihan!

Tekwan

Makanan khas Jambi : Tempoyak + Teri goreng + sambal caluk
Dimana kota kuliner favorit teman teman? Apa makanan andalannya?

Friday, September 26, 2014

14 travel selfies around USA

I usually dont do selfie, unless the place is remarkable or I dont have someone to help me capture the moment.

I have been go through thousand of pictures while I was in the states and every time I see this selfie, It made me stop, smile and blessed to be able to travel in USA.

So here we go my top 14 selfies during 10 months in states (random time):

1. Buffalo - New York

I was so happy for my first time seeing snow fall from the sky. After 5 minutes, I freeze and went back inside the house and found out my flight had been cancelled due the snow storm. Ughh!
2. Arizona

After watched UP movie, I was obsess to ride hot air balloon and here I am flying in the middle of Sonoran desert watching Saguaro cactus and having picnic afterward with my best friends. Dream came true!
3. California

 
My first and hopefully not last time took groupfie picture with my host family. We (unintentionally) crossed border in order to have the closest picture with H-O-L-L-Y-W-O-O-D sign.
4. Grand Canyon - Arizona

This is not looks like I was in Grand Canyon. LOL

5. Antelope Canyon - Arizona

The most photogenic canyon I've ever seen. I felt like Britney Spears who filmed the "I'm not a girl, not yet a woman" here and booked all the tour operators so she can have this amazing self by herself.

6. Acoma Pueblo - New Mexico

Located in mesa, Acoma Pueblo is the oldest inhabit village of native american. They dont have water, gas, electricity facilities but life is good for them.

7. Las Vegas

What happens in Vegas, stays in Vegas Saskia. But luckily, we bring home our love, laugh and friendship.

8. San Fransisco

One of the best places to have seafood is San Fransisco - Fisherman Wharf.

9. New Orleans

In front of St.Louis Cathedral - Jackson Square and found the banana tree in USA!

10. Navajo Nation - Arizona
Tried Smore before a night with creepy story session

11. Niagara Falls - Buffalo
With my "frozen-heart" group to Niagara Falls.

 12. Times Square - New York City

Most crowded and happening place in USA. Not so much for me.
 13. National Park - Washington, D.C

Can you see my freezing face?

14. Sedona - Arizona
My first hike into beautiful red rock. seven miles, six hours and I survived!

Portfolio

Worked With


Publication

1. Nusantara Magazine (an online magazine to learn Indonesian languange)

Nusantara Magazine
2.  Kompas Newspaper "Berbagi kasih di mana saja" (Christmas Edition) - 2011

Kompas
 3. Tribun Jambi "Terpikat Kacamata Mata Mata Ala Bocah Wakatobi" - 2012
Tribun Jambi
4. MyTrip Magazine "Sehari di Bengkulu" - 2014

MyTrip Magazine
5. Kompas "Jejak Suku Indian di Negeri Paman Sam" 17 Oktober 2014

Kompas Klass Rubrik Plesir

Achievements 

1. Winner of “Write Your Comments, Win Your Prize” Jambi Town Square, November 21, 2011.

2. Winner of 2 article in “ADIRA BEST 100 FOI”, January 19, 2012.

3. Winner of “Aktivis Award” in Second Period on jadiberita.com, January 28, 2012.

4. Winner of “Lomba Artikel Lukis” West Sumatera and Jambi, West Java and Bali  in Adira Xpedition, 25 April 2012.

5. Winner of “Fullo Wujudkan Idemu” 20 April 2012.


7. Finalist of CHIC Leader’s Corner Contest.

8. 10 Nomination of Raja Kamar blog contes.

Other Achievements
1. Outstanding Alumnae of Universitas International Batam.

2. Participant of Australia-Indonesia Youth Exchange Program 2010, 23 October 2010- 20 February 2011. 
AIYEP 2010-2011
3.1st Runner Up Duta Wisata Dara Kepulauan Riau 2011.

Duta Wisata Teruna Dara Kepulauan Riau 2011 (me : in white dress)
 4. Finalist Putri Indonesia Kepulauan Riau 2011.

5. Indonesian Delegation Participant for UNEP TUNZA Conference 2011, 26 – 1 October 2011 in Bandung – Indonesia.

6. Participant of Young Leader Summit 2011, 2-4 December 2011 in Jakarta.

7. Indonesian Delegation Participant for International Youth Forum 2011, from 4 – 9 December 2011 in Tana Toraja – Indonesia (not able to attend)

8. Nominated Participant of The Stanford Summit 2012 – USA, 8-13 April 2012.

9. Putri Wirausaha Kreatif Indonesia Terdinamis 2012.
Putri Wirausaha Kreatif 2012 (me : first from left side)
10.Youth Representative in ASEAN Youth Meeting Day, Bangkok 17-21 September 2012.
ASEAN Youth Meeting Day 2012 (me : middle)
11.Participant of Jambore Pemuda Indonesia 2012, Palu 26Oktober – 3 November 2012.

12. Finalist of CHIC Star 2012.
Finalist of Chic Star 2012 ( me : third from right side)
13. The Most Natural Bintang Emeron with Cita Cinta Magazine 2013.
The Most Natural Bintang Emeron with Cita Cinta Magazine 2013
14. Finalist Duta Bahasa Jambi 2013.

15. Participant of Community College Initiative Program 2013- 2014.

Featured / Interviewed

1. Dskon

2. Motivasi Beasiswa ( AIYEP & CCIP)


4. Tribun Jambi

Tribun Jambi
5. Chic Magazine

Blog Review on CHIC Magazine
 6. Cita Cinta Magazine

Cita Cinta Magazine

Other :

For any tour / partnership / advertising / info contact me here :
Email : Lenny.kepri@yahoo.co.id
FB :  Travel Diary (https://www.facebook.com/lendiary)
Twitter : @Lenny_Indonesia

Thank you.

My Top 25 Bukcet List

Everyone has their own dream, so do I.
Something that I keep to make me feel alive. Something that I always looking forward before my timed-out. Including travel. I usually have more "to-do" list than "things-to-see" on my bucket list. The list might be ridiculous for others but it means a world for me. So, here we go my 25 list of you-might-think-i-am-a-dumb-ass dreamer :

1. Try a public onsen in Japan. Naked.
2. Wear a bikini. Wear a full bikini and sun-bathing in a beach.
3. Published travel book. The real one. Printed.
4. Eat one of the most expensive foods, caviar. It tasted awful, yaiks!
5. Kissing in front of Eiffel Tower.
6. Ride a camel in front of pyramid.
7. Bali spa in a beach.
8. Learn to dive.
9. Become a full time traveler. I'm on way, I believe.
10. Join The Amazing Race.
11. Underwater photo-shoot.
12. Sand-boarding.
13. Have a garden party wedding.
14. Trying other's country traditional costume.
15. Learn salsa or samba.
16. Sleep in the most expensive hotel at Dubai.
17. Road trip in Java Island.
18. Climb Bromo Mountain.
19. Ride helicopter
20. Hamma in Turkey.
21. Own my own homestay or hostel.
22. Seeing Aurora.
23. Trying Dog Sliding
24. Invited for Media / Press Trip.
25. Had a crush with my travel mate.

Would you share your bucket list, please?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...